Rembuk Stunting Desa Brang Kolong Tahun Anggaran 2026

27 Agustus 2026
AYU LESTU
Dibaca 39 Kali
Rembuk Stunting Desa Brang Kolong Tahun Anggaran 2026

Brang Kolong, 27 Agustus 2026 — Pemerintah Desa Brang Kolong, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026 pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Brang Kolong dan menjadi ruang bersama untuk membahas upaya pencegahan serta penanganan stunting di tingkat desa.

Rembuk stunting dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Plampang, Abdul Talib, S.H., Kasi Pelayanan Kantor Camat Plampang Abdul Kadir, S.E., Pendamping Desa Adnan DS, TPG/PKM Plampang Adam Ozelan, serta unsur masyarakat dan kelembagaan desa.

Turut hadir kader KPM, kader Posyandu, Bidan Desa, para Kepala Dusun, Ketua PKK, anggota BPD, orang tua bayi dan balita, serta staf Pemerintah Desa Brang Kolong.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesepahaman antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, kelembagaan desa, dan masyarakat mengenai persoalan stunting. Pembahasan tidak hanya diarahkan pada persoalan kesehatan anak, tetapi juga pada berbagai faktor yang dapat memengaruhi tumbuh kembang bayi dan balita, termasuk pola asuh, pemenuhan gizi, pemantauan kesehatan, serta kondisi lingkungan keluarga.

Kehadiran orang tua bayi dan balita juga menjadi bagian penting dalam rembuk tersebut. Masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin melalui Posyandu serta memperhatikan kebutuhan gizi dan kesehatan sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia balita.

Dalam forum tersebut, koordinasi antarpihak menjadi salah satu kunci. Pemerintah desa bersama kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat perlu memiliki data dan pemahaman yang sama sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran.

Rembuk stunting juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen desa dalam mendukung program pencegahan stunting melalui perencanaan dan penganggaran desa. Dengan keterlibatan berbagai unsur, diharapkan setiap program yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Karena itu, pencegahannya membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari keluarga, kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa hingga masyarakat secara luas.

Melalui Rembuk Stunting Desa Brang Kolong Tahun Anggaran 2026, diharapkan terbangun langkah bersama untuk memperkuat pencegahan stunting dan memastikan anak-anak Desa Brang Kolong dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.